Cara Membuat dan Menyusun SOP Perusahaan

Anda kesulitan membuat dan menyusun SOP perusahaan? Berikut ini cara dan langkah-langkahnya : 1. Buat perintah tertulis dari direksi sebagai dasar hukum pelaksanaan SOP perusahaan. 2. Bentuk tim sesuai kapasitas terdiri dari direksi, manager, staff, konsultan SOP bila perlu, penulis SOP, dan tunjuk siapa ketua timnya. 3. Sampaikan manfaat menerapkan SOP dan kerugian mengabaikan SOP. […]

Mengapa Gagal Menjalankan SOP?

Simak beberapa penyebab kegagalan pelaksanaan SOP : 1. Tidak adanya komitmen kuat semua pihak baik top manajemen maupun karyawan. 2. Inkonsistensi pelaksanaan disetiap departemen maupun antar departemen 3. Dokumentasi salah dan amburadul. 4. Dokumentasi benar dan rapi namun tidak adanya link ke departeman lain.   Nah, supaya bisa terhindar dari kegagalan tersebut berikut ini kunci […]

Pengertian dan Kepanjangan SOP

Pengertian dan Kepanjangan dari SOP adalah Standard Operating Procedure. Arti dari singkatan SOP ini adalah sekumpulan instruksi kerja yang tertulis, mendetil, yang menjelaskan siapa mengerjakan apa dan untuk tujuan apa. Adapun tujuan pelaksanaan SOP adalah : Untuk memudahkan individu mengerjakan tugas dengan hanya mengikuti petunjuk yang sudah ada. Untuk mengetahui rincian tugas setiap posisi/jabatan. Untuk […]

20 Bahaya dan Kerugian tidak melaksanakan SOP secara konsisten

Berikut ini 20 Bahaya dan Kerugian tidak melaksanakan SOP secara konsisten : 1. Mudah timbul kesalahan, kelalaian dan kecelakaan kerja. 2. Mudah timbul tumpang tindih pekerjaan. 3. Mudah timbul perselisihan sesama karyawan. 4. Mudah timbul saling lempar tanggung jawab pekerjaan. 5. Mudah timbul tuntutan dan sanksi hukum bagi karyawan dan perusahaan. 6. Mudah timbul tuntutan […]

18 Manfaat dan keuntungan melaksanakan SOP secara konsisten bagi perusahaan

Berikut ini 18 Manfaat dan keuntungan melaksanakan SOP secara konsisten bagi perusahaan : 1. Sebagai standar kerja bagi karyawan yang melaksanakan prosedur. 2. Meningkatkan efisiensi waktu, biaya dan resources lain. 3. Meningkatkan efektifitas kerja individu dan perusahaan. 4. Meningkatkan kemandirian karyawan tanpa harus intervensi terus-menerus oleh atasan. 5. Meningkatkan akuntabilitas pekerjaan. 6. Meningkatkan transparansi pekerjaan. […]